Sejarah Aceh Singkil

Posted on Updated on

Pada permulaan abad ke 16 Kerajaan Aceh berada pada masa puncak kejayaannya, dibawah pimpinan Sultan Iskandar Muda ( 1607 – 1638 ). Daerah kekuasaannya meliputi pantai barat pulau Sumatera dari Bengkulu hingga ke pantai timur pulau Sumatera yang meliputi Riau. Pada masa itu terdapat pula Kerajaan-kerajaan kecil di wilayah Aceh itu sendiri, salah satunya terdapat di wilayah Aceh Singkil.

Dari peninggalan-peninggalan sejarah yang ada serta cerita rakyat yang berkembang menunjukkan bukti adanya kerajaan-kerajaan di wilayah Singkil itu sendiri. Beberapa peninggalan-peninggalan bersejarah tersebut dapat dilihat dari ditemukannya situs-situs bangunan serta alat-alat perlengkapan hidup seperti senjata, peralatan makan, perhiasan, perlengkapan pertanian, adat istiadat. Hal ini menunjukkan adanya struktur masyarakat berlapis yang ditunjukkan dengan terdapanya nama (gelar) Raja, pembantu-pembantu raja dan rakyat biasa. Sewaktu kerajaan Aceh dipimpin Baca entri selengkapnya »

Pariwisata; Berlibur ke Pulau Banyak nan Eksotis

Posted on Updated on

Pulau Banyak Aceh Singkil

Banyak Islands

Aceh Singkil sebagai salah satu Kabupaten Daerah Tujuan Wisata di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam mempunyai potensi  yang cukup besar bagi pengembangan sektor pariwisata karena memiliki keindahan, kekayaan alam dan kehidupan sosial budaya serta peninggalan – peninggalan sejarah yang semuanya dapat dijadikan objek wisata. Alam Aceh Singkil yang begitu menakjubkan dan mempesona belum dapat di manfaatkan secara maksimal, banyak sekali potensi wisata yang selama ini terpendam, diantaranya adalah wisata bahari yang saat ini sudah mulai dikembangkan.

Salah satu potensi yang dapat dikembangkan sebagai lokasi Wisata Bahari adalah Pulau Banyak. Sebagai daerah kepulauan, Pulau Banyak selain   memiliki laut yang cukup luas juga pantai yang sangat panjang dan indah, pantai Pulau Banyak tidak kalah dengan Bali. Pasir putihnya lebih lembut dari Legian Bali, lambaian daun- daun kelapa yang rindang semakin memperindah suasana tamasya dengan pemandangan alam pantai tropis. Indahnya panorama Sunset juga menjadi tontonan tersendiri yang mengasyikkan.

Keadaan umum Pulau Banyak

Banyak Islands

Kecamatan Pulau Banyak merupakan satu- satunya Kecamatan Kepulauan di Kabupaten Aceh Singkil, luas wilayah secara keseluruhan adalah 27,196 Ha. Pulau Banyak yang terdiri dari gugusan pulau- pulau berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, tepatnya di ujung sebelah barat Pulau Sumatera.

Aksesibilitas
Pulau Banyak hanya dapat dicapai melalui perjalanan laut dengan sarana angkutan berupa boat (Kapal Motor). Pulau Banyak dapat dicapai dari :

  • Singkil (3 – 4 jam)
  • Sibolga (9 – 12 jam)
  • Nias (6 – 8 jam)
  • Teluk Jamin (6 – 8 jam)

Akses paling mudah menuju Pulau Banyak adalah dari Kota Singkil ibukota Aceh Singkil. Transportasi menuju Pulau Banyak dilayari oleh boat reguler setiap hari Senin, Kamis dan Jum’at. Selain itu calon penumpang juga dapat menyewa/rental kapal atau speed boat.


……………………………………………

Surfing

Terdapat 12 titik ombak untuk selancar yang cukup panjang dan mencapai ketinggian 6 meter yang tersebar di pulau Bangkaru, ujung Silingar dan bagian selatan Pulau Tuangku. Titik selancar yang paling banyak dikunjungi oleh peselancar adalah pantai Amandangan dan pantai Pelanggaran di pulau Bangkaru.

Berselancar yuk..

Ombak Pulau Banyak yang menggoda peselancar pertama sekali ditemukan oleh Marcus Keeshan pada tahun 2001. Yang kemudian dia mempublikasikan kehebatan ombak Bangkaru sebagai tempat surfing terbaik di dunia. Menurutnya ombak di kawasan ini sangat ideal bagi peselancar kelas dunia karena tingginya mencapai 6 meter. Begitu pula lokasinya. Airnya dingin, ikan hiu jarang terdapat, tempat berselancar berada satu sampai dua meter diatas karang dan musim selancar relatif panjang.

Scuba Diving

Menikmati keindahan keanekaragaman hayati terumbu karang dilakukan dengan dua cara. Pertama, pada bagian perairan dangkal dengan menggunakan perahu yang lantainya atau bagian dinding bawah perahu itu terdiri atas gelas kaca tembus pandang. Dengan demikian penumpang perahu dapat melihat apa- apa yang ada dibawah perahu.

Menyelam

Kedua, dengan menggunakan perlengkapan menyelam khususnya untuk tempat- tempat yang dalam yang tidak mungkin dapat dilihat dengan perahu yang lantainya tembus pandang yaitu peralatan Scuba Diving.

Laut Pulau Banyak menyajikan pemandangan alam. Keunikan  laut berupa terumbu karang dengan flora dan fauna laut yang khas yaitu tumbuhan laut dan ikan- ikan karang yang beraneka ragam warna dan berbagai ukuran. Beberapa areal pariwisata di daerah ini adalah Pantai Pulau Tailana, Rago- rago, Matahari, Pabisi dan Sikandang. Kebanyakan di daerah ini merupakan tempat yang indah dengan pantai yang berkarang dan airnya yang jernih, sehingga karang- karang yang berada pada kedalaman lebih dari 3 meter terlihat jelas dari atas perahu.

Satwa Langka

Perjalanan para wisatawan ke Pulau Banyak belum sempurna jika belum menuju Pulau Bangkaru. Perjalanan yang menarik adalah ketika melihat Penyu bertelur setiap malam. Ataupun melihat bayi- bayi penyu merangkak ke laut pada saat matahari terbit. Pantai Amandangan dan Pelanggaran di Pulau Bangkaru merupakan kawasan wisata yang menarik khususnya untuk wisatawan yang berminat melakukan penyelidikan terhadap Penyu yang setiap malamnya memenuhi pasir putih pantai Amandangan.green turtle

Beberapa jenis penyu:

  • Penyu Hijau
  • Penyu Belimbing
  • Penyu Sisik


Wisata Penjelajahan (Adventure)

Penjelajahan dapat dilakukan di pulau Tuangku. Penjelajahan ini berupa Treking yaitu berjalan kaki menyelusuri hamparan hutan sambil menikmati keindahannya. Perjalanan dapat dimulai dari Kampong Haloban dan disepanjang perjalanan wisatawan dapat melihat Kancil, Beo Nias, Tupai, Babi Hutan dan Kupu- kupu beraneka warna. Juga terdapat Goa Kelelawar dan Goa Sarang Burung Walet. Hutan Pulau Tuangku sangat menarik dan masih tergolong utuh. Buaya Muara (Crocodylus Porosus) terkadang muncul di perairan sungai di pedalaman hutan Pulau Tuangku, ukurannya yang sangat besar jarang dijumpai di tempat lain.

Sumber: www.pulaubanyak.com

Profil Kabupaten Aceh Singkil

Posted on Updated on

Kabupaten Aceh Singkil adalah sebuah kabupaten yang berada di ujung barat daya Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Indonesia. Aceh Singkil merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan dan sebagian wilayahnya berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser. Kabupaten ini juga terdiri dari dua wilayah, yakni daratan dan kepulauan. Kepulauan yang menjadi bagian dari kabupaten Aceh Singkil adalah Kepulauan Banyak. Ibu kota Aceh Singkil terletak di Singkil.

Singkil berada di jalur barat Sumatera yang menghubungkan Banda Aceh-Medan dan Sibolga, namun demikian jalurnya lebih bergunung-gunung dan perlu dilakukan banyak perbaikan akses jalan, khususnya jalur Singkil – Sibolga,  agar keterisolasian wilayah dapat diatasi. Diharapkan dalam waktu dekat Pelabuhan Singkil dapat dipergunakan sebagai pelabuhan transit untuk jalur barat Sumatera.

Sejak Desember tahun 2006 sebagian wilayah Aceh Singkil telah dimekarkan menjadi Kota Subulussalm yang beribukota Subulussalam (dulunya Kecamatan Simpang Kiri).

Daerah Aceh Singkil merupakan salah satu kawasan di NAD yang relatif bersih dari aktivitas Gerakan Aceh Merdeka; jika ada kekacauan di sana hal tersebut merupakan imbas dari aktivitas mereka di Kabupaten Aceh Selatan.

Aceh Singkil pada saat ini terfokus kepada penanggulangan bencana gempa Nias terhadap korban gempa bumi nias. Gempa bumi yang berpusat di Nias, mengakibatkan turunnya permukaan daratan sehingga menyebabkan naiknya permukaan air hingga mencapai pusat kota, tidak hanya demikian menggenangnya permukaan air di ruas jalan dan perumahan penduduk bersifat tetap, di mana setiap pagi air naik. Sebahagian penduduk yang pada awalnya menghuni daerah tersebut, saat ini terpaksa mengungsi ke kecamatan simpang kanan dengan ibu kota kecamatan RIMO.

Kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil terdiri dari:

  1. Pulau Banyak
  2. Singkil
  3. Singkil Utara
  4. Kuala Baru
  5. Simpang Kanan
  6. Gunung Meriah
  7. Danau Paris
  8. Suro Baru
  9. Singkohor
  10. Kota Baharu